Menghadapi mindset ‘takut rugi’

Mindset takut rugi membuat sebagian orang takut untuk memulai usaha atau bisnis. Padahal jika sudah memiliki usaha dengan omset yang lumayan Anda akan mulai melupakan ketakutan Anda. Ada pepatah yang mengatakan ‘sebagian hal yang Anda inginkan ada disisi lain ketakutan Anda’. Untuk itu jangan takut untuk mengambil resiko untuk memulai usaha atau bisnis. Karena semakin besar resiko semakin besar juga income yang akan Anda dapatkan. Akan tetapi bukan berarti Anda jadi tidak mempertimbangkan resiko demi mendapatkan keuntungan yang berlimpah.


Dengan membuka usaha atau bisnis sebenarnya Anda telah melakukan banyak hal baik untuk orang lain. Anda dapat menambah lapangan pekerjaan bagi banyak orang dengan usaha Anda. Seperti diketahui betapa sulitnya mencari pekerjaan sekarang ini. Alangkah baiknya Anda ketika mampu mengurangi angka pengangguran dengan menyediakan lapangan pekerjaan dan menjadi perantara Yang Maha Kuasa untuk menjadi jalan rezeki bagi orang lain. Dengan membuka lapangan pekerjaan Anda juga membantu orang lain untuk merasakan kebahagiaan yang sama tanpa adanya kesenjangan ekonomi. Anda membantu perekonomian Negara ini berkembang. Untuk itu jangan takut untuk memulai sebuah usaha atau bisnis. Selain untuk Anda sendiri, banyak juga manfaat yang dirasakan oleh orang lain. Jika mindset takut rugi membuat langkah Anda untuk memulai usaha terhenti, Anda harus dapat mengatasinya. Ada beberapa hal yang dapat Anda lakukan untuk mengatasinya seperti di bawah ini:

Management resiko

Management resiko adalah suatu pengawasan resiko guna melindungi keuntungan atau aset yang Anda miliki dari kemungkinan rugi karena adanya resiko. Management resiko merupakan hal yang penting. Sebelum mengambil resiko Anda harus mempertimbangkan untung ruginya. Jangan karena Anda tergiur dengan keuntungan yang besar lalu tidak mempertimbangkan resikonya. Dalam hal ini sebaiknya Anda tidak ‘serakah’ untuk mengambil keuntungan yang besar. Keuntungan kecil asal terus-menerus pun lama-lama akan menjadi besar. Untuk itu pertimbangakan dahulu resiko sebelum Anda mengambil langkah-langkah dalam bisnis Anda.

Persiapkan mental

Untung dan rugi dalam sebuah usaha atau bisnis merupakan hal wajar. Anda harus mempersiapkan mental untuk menghadapi berbagai kemungkinan. Jangan berbangga hati ketika Anda mendapat keuntungan yang besar karena suatu saat ada kalanya Anda rugi. Jangan bersedih ketika Anda rugi, karena tidak selamanya Anda akan merugi selama Anda tekun berusaha dan berdoa. Ketika seseorang mengalami kerugian akan ada  banyak hal yang dapat ia pelajari sehingga tidak lagi mengalami kerugian yang sama di kemudian  hari. Ini salah satu keuntungan jika Anda menjadi pengusaha, Anda dituntut untuk terus belajar dan peka terhadap hal-hal yang ada di sekitar. Sehingga Anda tidak stuck menjadi pribadi yang flat dan malas untuk berinovasi.

Menjaga hubungan baik

Ada kalanya Anda memerlukan masukan dari orang lain ketika akan mengambil resiko. Ingat bahwa pengalaman adalah guru terbaik. Banyak-banyaklah bertanya kepada orang telah banyak memiliki pengalaman dan berkecimpung di bidangnya. Jangan hanya bertanya kepada satu orang karena Anda memerlukan second opinion sebagai bahan pertimbangan. Jangan malu untuk mendengarkan pendapat orang lain karena sebagai makhluk sosial kita tidak bisa hidup sendirian. Kita selalu membutuhkan bantuan orang lain. Itulah manfaatnya memiliki relasi. Semakin banyak Anda memiliki relasi semakin banyak pula keuntungan dan ilmu yang Anda dapatkan. Usahakan untuk selalu menjaga hubungan baik Anda dengan relasi. Tidak hanya dengan relasi sebaiknya Anda mempertahankan hubungan baik Anda dengan semua orang.
Advertisement

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Menghadapi mindset ‘takut rugi’"

Posting Komentar